Senja kala itu bersinar memancarkan cahaya jingga nya indah, tatkala bersatu menjadi irama terindah dihari itu, aku dan kamu saling bertemu sebuah cafe susu bernuansa biru menjadi saksi aku, yang dikekang rindu menemuimu dengan senyum aku datang lebih dahulu darimu mencari tempat yang pas untuk kita berdua tempat nyaman untuk mengobrol melepas senja dan, untuk melakukan rencanamu kupilih bangku belakang dekat pintu masuk dan aku menunggumu jujur, keringat dingin mengucur dari tanganku degup jantung yang semakin cepat seiring dengan pesanmu "aku berangkat ya" kau datang, dengan sepeda motor revo merahmu mengenakan kaos hitam, aku memperhatikanmu dari sudut mataku tidak, aku tidak berani menatapmu secara sengaja,mas karena jika menatapmu, mugkin jantungku berhenti sesaat kamu menghampiri ku, "kok disini? di dalam aja enak, ada wifi nya" katamu namun aku tahu, maksud mu aku tetap disana tak berubah kamu memesan makanan sesaat kemudian kamu d...